Informasi & Tutorial


Minggu, 17 September 2023

Temporary File

| Minggu, 17 September 2023

 

Temporary File adalah sebuah jenis File sementara yang dibuat oleh Sistem Operasi atau Aplikasi, saat sedang menjalankan tugas tertentu. 

Temporary File digunakan untuk menyimpan Data sementara yang diperlukan untuk operasi komputasi atau pemrosesan program yang sewaktu-waktu jika dibuka kembali Aplikasi tersebut tidak memakan waktu lama.

Fungsi Temporary File

Temporary File adalah sebuah arsip pada Sistem Operasi Windows yang digunakan untuk menyimpan data sementara dalam proses penggunaan Aplikasi maupun program lainnya, Seperti Aplikasi Microsoft Office dan lain-lain.

Adapun beberapa contoh ekstensi Temporary File adalah seperti .tmp, .temp, atau .bak.

Lokasi Temporary File

Pada Sistem Operasi Windows, Temporary File ini akan tersimpan secara otomatis pada Data Local Disk C, karena merupakan lokasi Sistem Operasi Windows ter-install.

Temporary File memiliki dua lokasi penyimpanan, yaitu pada lokasi folder C:\Windows\Temp, dan pada lokasi folder C:\USERNAME\AppData\Local\Temp

Perbedaanya, pada folder C:\Windows\Temp, Temporary File adalah arsip yang dibuat secara otomatis dari proses sistem pada komputer.

Sementara itu, pada folder C:\USERNAME\AppData\Local\Temp, Temporary File akan otomatis dibuat ketika Anda menjalankan aplikasi atau program pihak ketiga, seperti aplikasi "Winrar" dan lain-lain.

Jika kamu tidak ingin menyimpannya pada Drive C, kamu bisa mengubah lokasinya dengan mengikuti cara berkut:

  1. Pertama tekan tombol logo Windows.
  2. Kemudian, ketikan "Advanced system settings" tanpa tanda kutip, kemudian tekan OK atau enter.
  3.  Pilih Tab Advanced, kemudian pilih Environment Variables di kanan paling bawah.
  4. Maka akan tampil jendela seperti di bawah ini, kamu akan melihat Variabel TMP dan TEMP, ubahlah Value dengan lokasi data yang kamu inginkan.
  5. Jika sudah diubahTtkan OK atau enter agar perubahan tersimpan, kemudian restart Komputer kamu.

Apakah aman Temporary File dihapus?

Apa kamu tahu, jika menghapus Temporary File dapat menghindari  terjadinya Hang atau Freeze pada Komputer.

Maka dari itu, jika kamu menghapus
Temporary File dapat mengurangi data tidak penting pada Komputer karena sebagian besar penyimpanan Temporary File adalah berupa data-data yang tidak mempunyai fungsi lain, justru semakin lama hanya akan memenuhi memori Komputer.

Tapi, jika kamu khawatir ada data-data penting yang terhapus pada 
Temporary File, maka sebaiknya, lakukan backup data terlebih dahulu untuk dipindahkan ke lokasi penyimpanan lain.

Bagaimana jika Temporary File tidak dibersihkan?

Sama seperti Data Cache pada Web Browser, Temporary File adalah program lama yang akan terus disimpan oleh program atau aplikasi pada saat digunakan.

Dengan begitu, hal tersebut membuat penyimpanan pada Komputer semakin membesar, sehingga program pada komputer menjadi lambat dan bisa memnyebakan Hang atau Freeze.

Bagaimana cara membersihkan Temporary File di Windows?

Ada beberapa cara menghapus Temporary File pada Windows, yaitu :

1. Menggunakan Command Prompt (CMD)

  1. Buka Command Prompt dengan cara menekan tombol Windows, kemudian ketik “cmd” dan tekan Enter. 

  2. Setelah Command Prompt terbuka, ketik perintah berikut del /q/f/s %TEMP%\* untuk menghapus Temporary File, kemudian Enter. Maka Temporary File akan terhapus.
           Penjelasan Perintah di CMD :
  • /f  = Menghapus file secara paksa.
  • /s  = Menghapus file pada semua folder.
  • /q  =  Menghapus file tanpa konfirmasi pengguna. 
  • *   =  Menghapus semua file pada folder temporary file.  

2. Menggunakan Fitur Storage Sense di Windows

  1. Klik Windows pada keyboard, atau langsung buka menu Start.
  2. ketik storage sense pada kolom pencarian.
  3. Saat sudah muncul, klik Configure Storage Sense or run it now.

  4. Kemudian, ubah tombol off menjadi on pada opsi Storage Sense.
  5. Lalu klik "Clean now" pada baris Free up space now.

 3. Menggunakan Fitur Disk Cleanup

  1. Klik Windows pada keyboard, atau langsung buka menu Start.
  2. ketik cleanmgr lalu Enter.


  3. Pilih Ok.

  4. Beri Centang yang ingin kamu hapus, kemudian Ok dan klik Delete Files.


4. Menggunakan Pintasan ke Folder Temp

  1. Klik Windows pada keyboard, atau langsung buka menu Start.
  2. ketik %temp% lalu Enter.
  3. lalu akan muncul semua Temporary File di Folder Temp.

  4. Setelah itu, kamu bisa cek apakah ada data penting di dalamnya. Jika tidak, hapus semua file dengan cara tekan Ctrl+A secara bersamaan, lalu klik delete.


Demikianlah penjelasan penting seputar Temporary File yang perlu kamu ketahui. Dapat disimpulkan bahwa Temporary File adalah data sementara yang secara otomatis dibuat oleh program atau Sistem Operasi pada Komputer

Perlu diketahui bahwa Temporary File yang tidak dibersihkan secara rutin akan berpengaruh pada media penyimpanan dan performa Komputer.

Untuk itu, kamu dapat membersihkan Temporary File secara berkala melalui cara-cara yang telah dijelaskan di atas.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar